Selamat buat kamu yang sudah menemukan warna baru dalam langkah hidupmu,
Selamat buat kamu yang sudah meninggalkan warna lama yang sudah mulai pudar,
Selamat buat kamu yang sudah berhasil menemukan titik kebahagiaan berada di negri ini
Selamat buat kamu yang sudah membuat tersenyum orang-orang di sekitar kamu
...
Doakan semoga warna kelam ini bisa lepas dari saya dan digantikan dengan warna yang lebih terang lagi
Doakan semoga saya bisa menyusul untuk mendapatkan warna itu dan mencapai titik kebahagiaan meskipun tidak setara dengan dirimu.
Ada suatu masa ketika orang-orang
pergi dari hadapan kita dan kembali lagi. Tapi mungkin akan ada
suatu saat ketika orang itu pergi dan tidak pernah menoleh untuk kembali
Ada suatu masa ketika kesendirian
menjadi obat untuk ketenangan diri, tetapi sosialisasi akan tetap diperlukan
untuk menambah kebahagiaan dalam hidup
Ada suatu saat ketika merasa
tidak perlu semua tau apa yang ada di fikiran tetapi perlu waktu untuk membagi
agar kerumitan yang dihadapi dapat diuraikan
Ada suatu waktu ketika kita tidak
perlu orang tau dimana keberadaan kita tetapi setiap saat kita ingin orang sadar bahwa kita ada
di lingkungan mereka terutama saat kita berjalan beriringan
Ada suatu waktu dimana perasaan
disembunyikan dan memasang topeng wajah tetapi di waktu lain kita perlu pengingat untuk segera melepaskan topeng itu
Dan ada saat dimana kita
ingin menyembunyikan kesedihan yang dirasakan tetapi kita tetap ingin
mengekspresikan kebahagiaan di hadapan semua orang yang berbahagia
…….
Sudah biasa menghadapi kepergian
setiap orang yang tanpa pernah menoleh untuk kembali. Sudah biasa menerima
orang-orang pergi dan seakan-akan penyebab perginya adalah kesalahan kita.
Sudah biasa merasakan bahwa keberadaan diri seolah-olah menjadi ‘pengganggu’
bagi orang lain pada jalan hidupnya. Sudah biasa menghadapi segala hal ini
sendiri dan sudah biasa menyunggingkan senyum miris dan tanpa seorang pun pernah sadar
akan arti senyum itu.
Betah? Ya betah. Karena tidak akan pernah disadari dan baiknya tidak perlu semua orang tau. Yang perlu dilakukan hanya menunjukkan
sisi kebahagiaan sekalipun kebahagiaan itu tidak pernah ada pada saat ini.
……..
Memang sifat diri setiap insan
akan berbeda. Sebagian kecil akan ada yang dianggap ‘aneh’ dan berbeda sehingga
pantas untuk dijauhi dan ditinggalkan orang. Ketika kita berjalan beriringan
dan keanehan ditemukan maka berbelok ke jalan berbeda dianggap sebagai salah
satu ‘cara aman’ agar tidak perlu meluruskan hal yang aneh ataupun menerima
keanehan itu sendiri. Memang bukan orang yang tepat untuk menerima keluhan, memang
bukan orang yang tepat untuk berbagi kisah, memang bukan orang yang aman untuk
menyimpan kisah. Memang tidak memiliki semua yang dimiliki oleh orang-orang
“normal” lainnya. Tidak pernah dianggap baik diantara orang-orang baik
sekalipun orang-orang menganggap kita baik.
Maka untuk sekedar basa basi
untuk hal yang basi pun akan berat dilakukan karna memang tidak semua perlu tau
apa yang masing-masing lakukan. Yaaa benar, karna bukan urusan masing-masing.
Jadi tidak perlu membuang energi untuk sekedar berbasa basi ria. Menghabiskan
waktu kita untuk hal yang tidak penting, buat apa?
Tapi asalkan tau, hal-hal ringan
itu yang membuat keberadaan diri yang dianggap hilang ini seolah-olah ada,
sekalipun berbayang. Tidak perlu banyak cerita, tidak perlu banyak mengungkapkan
apa yang anda rasakan, tidak perlu menjelaskan segala hal yang anda lakukan. Tetapi
bayangan ini seolah-olah merepresentasikan bahwa di fikiran anda orang ini
benar adanya sekalipun kemudian anda melupakan dan melepaskannya kembali.
Sekedar hal sederhana itu sudah lebih dari segalanya. Lebih baik adanya dari
dianggap hilang menjadi bayangan daripada hilang dan tidak peduli kemana
arahnya pergi.
Seperti layang-layang yang putus,
ada yang dibiarkan pergi dan ada yang dikejar oleh anak-anak. Sekalipun tidak
berhasil di dapatkan, setidaknya layang-layang putus ini dianggap ‘menarik’
untuk dikejar oleh mereka daripada yang dibiarkan pergi dan tidak seorang pun menoleh kepadanya sekalipun ia adalah layang-layang yang mahal dan indah.
………
Sebelum pergi ini, mungkin banyak
terdapat utang budi. Tidak, bukan anda. Tapi saya. Banyak sekali dan tidak tau
bagaimana membalasnya selain doa semoga ikhlas itu ada pada kita. Tidak, tidak
perlu mengungkapkan apa yang sudah saya lakukan, karna memang tidak ada. Tidak
ada sedikitpun hal berharga yang pernah dilakukan, karna memang tidak berharga
dan tidak ada gunanya juga. Kalaupun ada, mungkin cuma secuil dan lagi lagi
terlupakan. Saya pun tidak ingin anda mengingatnya.
Sejarah yang pernah ada, biar aja
buat penambah bumbu cerita dimasa depan. Karna yang kita hadapi adalah hal
sekarang, bukan kemarin. Ingat, sekedar penambah bukan bumbu utama. Jadi jika
ada hal yang baru datang, bahagialah dengan hal tersebut, bukan berkutat dengan
hal lama yang anda sendiri sudah bosan menghadapinya. Karna hal yang baru itu
lebih banyak mengenalkan anda pada suatu yang baru.
…….
Ternyata pada suatu waktu pijakan
diri masih ditempat yang lama, dan tidak ada hal baru yang datang tetapi yang ada malah
hal yang lama yang terus menerus pergi sampai merasa minus pada diri sendiri. Tidak, tidak perlu
kasian, tidak perlu iba, tidak perlu prihatin karena kembalikan pada keadaan sebelumnya, ini sudah biasa.
Sekitar sebulan yang lalu saya iseng nonton bioskop Indonesia di Trans TV. Temanya tentang seorang gadis yang terobsesi menjadi model terkenal tetapi ia berasal dari keluarga yang tidak mampu. Ibunya cuma penjual baju bekas. Sebenarnya tema-tema serupa sudah sering diceritakan dan endingnya pun sudah bisa kita tebak tetapi ntah kenapa FTV ini cukup "menggelitik" saya sehingga beberapa part seolah 'menyentil' diri saya sendiri.
Well, sedikit ceritanya si model ini (waktu itu diperankan oleh Kiki Amalia) diajak ke diskotik oleh pacarnya. Diceritakan di FTV ini bahwa dia berada di usia sekolah (SMA). Di diskotik itu, si model bertemu dengan agency model (diperankan Donny Damara) dan akhirnya ia dirayu untuk ikut bergabung ke agency model yang dimilikinya dengan iming-iming akan dijadikan model terkenal. Disamping itu tentu bapak ini ingin yang 'lebih' daripada sekedar modelnya (semoga mengerti). Singkat cerita memang ia berhasil menjadi model dengan bayaran yang mahal meskipun baru terjun ke dunia model karna ada 'main' dengan bos sendiri. Akhirnya ia menjadi sombong karna sudah diberi kekayaan yang berlimpah dan pada akhirnya pergi meninggalkan ibunya (keluar dari rumah, red). Tidak cukup 'main' dengan bos, model ini juga 'main' dengan fotografernya dan ia dijanjikan pula akan naik tingkat ke dunia internasional dengan syarat mentransfer sejumlah uang agar impiannya berhasil. Padahal itu cuma akal-akalan dari fotografer tersebut agar bisa memeras si model ini. Di akhir cerita, semua kekayaan si model ini habis karna direbut semua oleh istri dari bosnya, dirampok di jalan, dll. Yaaa bisa ditebak pada akhirnya ia tobat, ditolong oleh ibunya, dimaafkan oleh ibunya dan kembali ke jalan yang benar.
Ada beberapa hal yang buat saya miris meliat ini. Contohnya, ketika si model diajak oleh pacarnya ke diskotik, dengan masih menggunakan seragam SMA, pacarnya mengatakan "pakai baju yang seksi ya". Perkataan ini membuat saya bertanya "apa memang seperti itu anak SMA jaman sekarang?". Anak SMA ke diskotik, seksi-seksi, apa yang dibaca dan ditontonnya selama ini kalo sudah berbicara hal seperti itu, sudah ke diskotik? Belum lagi dengan mudahnya si model terperangkap dalam pelukan kaum hidung belang itu. Berani main-main dengan orang baru, anak SMA woy.. hidup masih panjang. Seperempat abad aja belum tapi sudah mengorbankan harga diri sendiri. Ilmu masih belum apa-apa, pengalaman masih minim, skill baru terasah.
Kemudian tingkah laku si model membuat saya bertanya, apa memang orang islam seperti itu ketika terobsesi dengan cita-citanya? Apa segitu bodohnya menerima tawaran dari lelaki tanpa menyaring, mencari informasi, atau apapun itu biar tidak terjebak, tidak salah langkah? Ibunya digambarkan orang yang sederhana dengan hijab yang meliputi dirinya tetapi anaknya terkenal dan congklak. Apa seperti itu keadaan umat islam sekarang? Kalo yang nonton ini orang non islam, maka yang dibayangan dia adalah, umat islam begitu mudah tergiur harta.
Memang sih itu hanya sekedar tontonan belaka. Cerita fiksi yang hanya ada dari imajinasi sang Sutradara dan penulis skenario. Tapi dari situ secara tidak langsung akan mempengaruhi kehidupan nyata. Maka tidak heran banyak anak yang berani melawan orang tuanya, malu mengakui pekerjaan orang tuanya sekalipun ia tau kalo itu pekerjaan yang halal, banyak yang mencari kesuksesan dengan cara instan atau menganggap simbol kesuksesan adalah rumah dan mobil.
Bisa jadi tontonan ini akan menginspirasi sebagian orang untuk berlaku demikian atau sebaliknya memang kenyataannya seperti itulah dikehidupan nyata yang dituangkan dalam apa yang mereka sebut dengan 'Bioskop Indonesia'.
aahh...semoga ke depannya tv yang dulu saya banggakan ini bisa selektif dalam membuat cerita. Menayangkan FTV yang berkualitas dan tidak murahan seperti ini. Tidak perlu membawa bawa agama, menampilkan orang beristigfar dll karna terus terang saya sendiri malu. Malu karna seolah itu menggambarkan orang islam saat ini meskipun cerita di kehidupan nyata mungkin tidak serupa.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman mengatakan peraturan pemakaian jilbab untuk polisi wanita hingga saat ini masih dievaluasi karena akan berdampak pada perubahan peraturan dasar kepolisian.
"Ini kami masih evaluasi, bukan tidak kami evaluasi, karena itu menjadi tuntutan masyarakat," kata Sutarman kepada wartawan saat berkunjung di Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.
Menurut dia, perubahan peraturan pemakaian jilbab bagi polisi wanita (polwan) memiliki konsekuensi mengubah peraturan dan ketentuan dasar terkait seragam kepolisian (gampol). Sehingga hal itu memerlukan banyak pertimbangan.
"Polri itu kan memiliki peraturan seragam kepolisian (gampol) yang diatur oleh ketentuan dan aturan. Mengubah aturan itu harus kami lakukan secara benar melalui kajian dan melalui pertimbangan yang banyak," katanya.
Sementara itu, selama proses pembahasan perubahan peraturan itu, menurut dia, anggota kepolisian harus tetap melakukan tugas dengan maksimal.
"Pemakaian jilbab merupakan hak asasi setiap anggota masyarakat. Tetapi karena kita memproklamirkan maka kita juga harus merelakan hak asasi kita untuk dibatasi, bukan hanya persoalan jilbab saja, namun termasuk hak memilih dan dipilih," kata dia.
"Yang ingin menjadi anggota polri kita sendiri, sehingga setelah menjadi anggota jangan banyak menuntut. Berbuatlah yang terbaik demi bangsa dan negara, bukan menuntut," katanya menambahkan.
Sepanjang aturan masih tidak memperkenankan pemakaian jilbab, Ia meminta agar anggota polwan tetap mematuhi aturan yang ada.
"Insya Allah tidak berdosa karena termasuk kita merelakan hak asasi kita ini, karena memproklamirkan diri menjadi anggota polri," katanya.
Well, memang sih yang mau jadi polwan itu mereka. Dari awal pasti sudah paham tentang konsekuensi yang akan ditempuh, aturan yang harus dijalani, termasuk pakaian wajib yang harus mereka patuhi sehari-hari. Tapi apakah keinginan mereka dalam menjalankan agamanya harus dihalangi seperti ini? Sebenarnya yang benar itu aturan yang mengikuti agama atau agama mengikuti aturan? Jika agama yang mengikuti aturan, maka yang terjadi adalah kebiasan dalam perintah yang sudah diturunkan oleh Allah tetapi jika aturan yang mengikuti agama maka itulah ciri negara yang menghargai aturan yang harus dilaksanakan oleh penganut setiap agama.
"Insya Allah tidak berdosa.." menyatakan demikian seolah-olah beliau mampu bernegosiasi dengan Tuhan, padahal jelas sekali perintah itu ditulis di dalam kitab-Nya.
Kenapa begitu sulitnya mengubah aturan? Serumit itukah merubah aturan? Padahal tinggal menambahkan hijab pada seragam polwan, selesai. Tidak perlu ada bros khusus, model hijab khusus, atau aksesoris khusus untuk polwan.
Hmmm... katanya sih negara ini punya pancasila yg jadi dasar negaranya. Sila pertama jelas sekali mengakui tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. Ditambah lagi dalam UUD 1945 yang seharusnya menjadi dasar dalam setiap gerakan kebangsaan ini menyatakan "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu" (Pasal 29 ayat 2). Ternyata penerapannya tidak semudah mengakui ke-Esa an dan pemahaman terhadap UUD ini.
Wahai pemimpin, sadarilah akan hak mereka. Tidak hanya masalah hak tapi ini adalah KEWAJIBAN yang harus mereka lakukan. Harusnya kalian para pemimpin memahami itu. Perubahan aturan tidak akan merubah kinerja mereka. Mereka akan tetap menjalankan tugasnya tapi bukan berarti kebebasan mereka kalian renggut.
Ah semoga ke depannya negara ini tidak lagi mempermasalahkan hal seperti ini lagi...
Siapa yang meletakkan cintanya hanya di mata, maka hanya sampai disanalah awal dan akhir semua kisah.
Siapa yang meletakkan cintanya hanya di kaki dan tangan, maka juga hanya disanalah tempat terjauh yang bisa digapai.
Tapi barangsiapa yang meletakkan cintanya di hati, mematuhi aturan main dan senantiasa bersabar, maka perjalanan cintanya bisa menyentuh jauh sekali. -Darwis Tere Liye-
Menciptakan sejarah karna kita mengukirnya saat ini Maka dimasa depan kita kenal itu dengan sejarah Baik atau buruk tetap aja namanya sejarah Tidak akan ada kata sejarah di masa depan jika kita tidak melakukannya sekarang Tidak ada kata bersyukur dimasa depan jika kita tidak mencobanya saat ini Tidak ada kata "saya pernah" dimasa depan jika kita tidak melakukannya saat ini Tidak ada kata penyesalan dimasa depan jika kita melakukannya dengan benar hari ini Maka penyesalan di masa depan dapat kita hindari jika hari ini kita mampu menjauhinya ah, andai waktu bisa diputar ah, andai saja waktu itu aku bisa begini, aku bisa begitu, mungkin aku tidak seperti ini mungkin itu yang sering ada dipikiran orang orang sayangnya waktu tidak kenal dengan sejarah ia terus menerus berjalan tanpa menengok ke belakang atau sekedar mencoba memutarbalikkan dirinya tinggal kita saja yang mengikuti perjalanan si waktu meninggalkan jejak kisah berharga dalam setiap perjalanan si waktu berdamai dengan waktu sehingga kita tidak menyesali perjalanan kita sendiri. bukan menyalahkan si waktu itu sendiri dan bukan pula menyalahkan dia yang tidak kenal ampun dan terus berjalan waktu hanya menyediakan tempat kita mengukir sejarah diri, agar saat waktu terus menerus berjalan kita tetap bisa mengikutinya, yang dia tau, waktu memberikanmu pengalaman dimana pada suatu titik kamu akan sadar bahwa waktu kemarinlah yg membuatmu seperti sekarang dan yang dia tau ketika penyesalan itu datang, kamu tidak mengulanginya kembali ah andai waktu bisa diputar mungkin penyesalan itu tidak ada sampai saat ini
Feminisme, sebuah gerakan yang menuntut adanya kesetaraan antara lelaki dan perempuan dalam segala hal. Menurut wikipedia sendiri feminisme adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria. Istilah ini mulai muncul sekitar abad ke-19 dan menurut suatu artikel di http://mjeducation.com menjelaskan bahwa pemikiran ini pertama kali muncul dari seorang wanita Prancis bernama Simone de Beauvoir yang sangat aktif menyarakan isu persamaan hak antara pria dan wanita melalui karya sastranya. Tulisan ini ternyata mampu mendorong gerakan feminis gelombang pertama. Pasa saat itu, banyak kaum wanita khususnya yang menengah ke bawah menuntut persamaan hak karena pada bidang pekerjaan, pendidikan, dan bidang sosial lainnya mereka menjadi kaum minoritas. Dan pada saat itu perempuan dianggap sebagai budak seks, kaum rendahan, dan sebagai makhluk yang hanya dipandang sebagai pemuas nafsu belaka terutama bagi penguasa saat itu. Sampai sekarang pun perempuan tetap menjadi objek untuk mendulang bisnis. Contoh, jual mobil modelnya perempuan, rokok yang jual perempuan padahal yang banyak merokok laki laki, jual ban, produk makanan/minuman, asuransi, jasa, masih banyak lagi. Semua mengeksploitasi kelebihan perempuan menaklukan laki laki dan sayangnya laki laki mudah tergoda. Seperti itu juga pujian, perempuan senang dipuji dan laki laki senang memuji sayangnya perempuan senang terjebak karna pujian :D
Di Indonesia sendiri, gerakan ini juga turut berkembang. Mungkin satu tokoh yang ada di benak kita adalah RA Kartini yang memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi tetapi pada kenyataannya, beliau tidak boleh mengenyam pendidikan tersebut. Selain itu, bukti adanya gerakan feminisme di Indonesia adalah adanya kongres Perempuan Indonesia yang diadakan berskala nasional pada tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres ini dihadiri oleh beberapa organisasi perempuan di Indonesia yang sudah berdiri. Setelah itu mulai muncul organisasi wanita hingga saat ini kita dapat melihat perempuan banyak muncul di berbagai bidang termasuk di pemerintahan. Anggota DPR RI pun memberikan kesempatan untuk perempuan sebanyak 30% kursi di DPR diisi oleh perempuan dan tidak kalah hebatnya, kita sempat memiliki presiden dari kaum perempuan.
Simone de Beauvoir
RA Kartini
Selanjutnya, bagaimana dengan islam sendiri? Apakah ada gerakan feminisme di dalam islam?
Sejak islam diturunkan, tidak pernah sekalipun islam menghinakan keberadaan perempuan. Justru sebaliknya, islam menempatkan perempuan sebagai makhluk yang paling mulia dan berhak dilindungi oleh kaum lelaki karna berdasarkan fitrahnya, perempuan adalah makhluk yang lemah.
Contoh bentuk pemuliaan ini adalah ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah siapa yang berhak ia hormati terlebih dahulu, maka Rasulullah menyebut "ibumu" sebanyak 3x baru kemudian "Bapakmu".
Di dalam Al Quran sendiri, ada satu surah khusus bernama An Nisa (wanita) tapi tidak ada surah khusus untuk laki-laki meskipun di dalamnya ada ayat tentang laki laki. Selain itu, dalam setiap ayat di dalam Al Quran, apabila Allah menyerukan khusus bagi wanita maka kata ganti yang digunakan dalam ayat tersebut memang khusus untuk wanita sedangkan bagi laki-laki tidak. Apabila ada ayat yang berlaku bagi laki-laki maka perempuan termasuk di dalamnya. Sebagai contoh :
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Al-Baqarah : 183)
Kata yang berwarna kuning mengandung kata ganti yaitu 'kum' yang biasanya digunakan sebagai kata ganti untuk kalian (lk) dalam bahasa arab tetapi bukan berarti hal ini tidak berlaku bagi perempuan. Perempuan pun wajib berpuasa sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah SWT. Contoh khusus untuk perempuan adalah :
Artinya : Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al Ahzab : 59)
Kata yang berwarna ungu mengandung kata "anna" yang merujuk sebagai kata ganti kalian (pr) dalam bahasa arab. Hal ini jelas bahwa yang diwajibkan untuk berhijab adalah perempuan, bukan laki-laki sehingga kata ganti yang digunakan bukan "kum" sebagaimana ayat sebelumnya. Ini merupakan bukti sederhana islam memuliakan perempuan.
Oke tentang hijab. Apakah ini melarang kebebasan perempuan untuk berekspresi, mengikuti mode, berkreasi dengan berbagai trend masa kini? Tidak. Saya katakan tidak karna dengan hijab, justru menjaga perempuan dari berbagai fitnah yang justru dapat merendahkan harkat dan martabat perempuan itu sendiri. Coba deh kalo ada perempuan berhijab yang lewat, yang diucapkan oleh orang apa? "Assalamualaikum bu haji" Nah bukannya itu menjadi doa bagi kita. Tapi sebaliknya, jika yang lewat adalah perempuan super seksi, mata lelaki mana yang tidak memelototinya sampai ia hilang dari pandangan mereka. Apakah kita rela tubuh yang seharusnya dijaga ini malah 'dinikmati' oleh orang lain yang bukan mahram kita?
Perempuan dimudahkan untuk mendapatkan pahala sekalipun ia tidak bekerja. Seorang perempuan meskipun ia sehari-hari harus bekerja di dapur tetapi ketahuilah bahwa pahalanya sama dengan pahala umroh, doa ibu lebih cepat makbul, 2 rakaat shalat wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil, wanita yang bangun pada malam hari untuk menyusui anaknya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan ia akan diberi pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah selama 12 tahun, wanita yang taat pada suami maka ia boleh masuk surga dari pintu manapun, wanita yang hamil mendapat pahala puasa, meninggal setelah melahirkan dijadikan mati syahid, wanita yang menyusui anaknya hingga 2,5 tahun maka malaikat mengabarkan surga wajib diperolehnya, setiap keikhlasan yang dilakukannya dalam menjaga rumah tangga maka akan ada pahala yang besar dijanjikan padanya, dan banyak lagi keistimewaan yang dijanjikan oleh Allah bagi wanita. Bahkan mencuci dan memasak pun ada imbalan pahala yang dijanjikan Allah.
Ketika perempuan bermaksiat, siapa yang disalahkan? Suami, karna ia tidak mampu mengajarkan kebaikan pada istrinya.
Ketika perempuan tidak berhijab, siapa yang berdosa? Jika perempuan tidak berhijab dan belum menikah maka satu langkah ia keluar dari rumahnya maka mendekatkan ayahnya selangkah pada neraka. Jika sudah bersuami maka suaminya turut berdosa.
Satu orang perempuan akan dijaga oleh ayahnya, suaminya, anak laki-lakinya dan saudara laki-lakinya.
Konsep 7 keajaiban rezeki yang dicetuskan oleh Ippho Santosa pun menyatakan bahwa seorang laki laki memiliki sepasang bidadari yg dapat menghantarkannya pada kesuksesan dan terbukanya pintu rezeki, yaitu ibunya dan istrinya (perempuan lagi)
Maka betapa mulianya islam memandang perempuan dan betapa pentingnya peran perempuan itu.
Sedikit tentang kelebihan perempuan yang memang diciptakan oleh Yang Maha Kuasa adalah kemampuan multitasking. Coba bayangkan, seorang perempuan mampu melakukan dua atau tiga pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Sembari memasak ia bisa mencuci, ngobrol, membersihkan rumah misalnya atau apapun itu, sementara laki laki tidak. Laki-laki lebih fokus terhadap satu pekerjaan. Perempuan memiliki kemampuan pandangan yang lebih luas sehingga ia mampu memperhatikan sekitarnya lebih luas daripada laki-laki sehingga ia lebih baik dalam menjaga rumah karna ia harus memperhatikan sekeliling rumahnya dan mengerjakan banyak hal di dalamnya. Itulah kenapa waktu belanja perempuan lebih banyak daripada laki laki, karna yang dilihatnya akan lebih banyak, sementara laki laki, fokus pada apa yang ia cari.
Ketahuilah kaum adam, bahwa perempuan memang dilahirkan untuk cerewet. Perempuan memiliki kemampuan mengeluarkan kosakata yang lebih banyak dibanding laki laki yang 'hemat' berbicara. Maka pengajaran pada anak lebih baik dilakukan oleh perempuan dibanding laki laki. Contoh jika ada anak bertanya mengapa matahari itu siang dan bulan itu ada di malam hari maka perempuan akan menjelaskan secara detail sampai anak puas mendapatkan jawabannya sementara laki laki paling hanya menjawab 'sudah dari sananya'. So tidak heran, guru itu lebih banyak perempuan dibanding laki laki terutama guru TK.
Lalu mengapa dalam islam yang boleh memberikan talak adalah lelaki? Iya karna pada fitrahnya wanita memutuskan sesuatu berdasarkan emosi sementara laki laki tidak. Laki laki akan menyampingkan emosi tetapi langsung bertindak sementara perempuan senang memainkan emosi, maka tidak heran perempuan lebih sering menangis. Lagi senang nangis, apalagi sedang sedih, bahkan tidak ada apa apapun bisa menangis.
Laki laki bertindak tanpa berpikir sementara perempuan senang berbicara dulu tanpa berpikir. Maka keributan sering disebabkan oleh laki-laki karna labrak dulu baru bicara.
Trus, mengapa pembagian harta warisan dalam islam bagian laki-laki lebih banyak dibanding perempuan? Ya karna laki-laki wajib menafkahi istrinya, anak-anaknya, saudara perempuannya sementara perempuan mendapatkan warisan dan itu hanya untuk dirinya sendiri. Adil bukan?
Trus dalam islam, apakah tidak boleh perempuan memiliki kegiatan di luar rumah? Boleh, asalkan tidak menyampingkan urusan rumah dan tetap dalam batasan tertentu. Perempuan pulang larut malam penilaiannya tentu akan beda dengan laki laki yang pulang larut malam.
Lalu apakah islam melarang perempuan bekerja dan memiliki pendidikan tinggi? Ini yang mungkin menjadi titik balik paham feminisme ini. Islam tidak melarang perempuan bekerja tetapi tidak wajib sementara laki-laki haram hukumnya tinggal dirumah sepanjang hari (tidak bekerja, red) tentu saja kecuali hari libur. Apa islam melarang perempuan memiliki pendidikan tinggi? Tidak, justru pendidikan yang tinggi akan menghasilkan keturunan yang baik karna pendidikan yang pertama kali diterima oleh anak adalah pendidikan dari ibu, bukan guru apalagi baby sitter.
Pola pendidikan perempuan yang memiliki pendidikan tinggi tentu akan berbeda dengan perempuan yang tidak bersekolah. Jika perempuan mampu mendidik anak2nya untuk berpikir maju, maka akan dilahirkan generasi yang luar biasa. Maka tidak salah jika ada yang mengatakan dibalik laki-laki yang sukses ada perempuan hebat dibelakangnya. Kebanyakan orang berhasil akan mengucapkan terima kasih kepada ibunya terlebih dahulu dibandingkan bapaknya. Kemudian, jangan heran suatu negara akan rusak jika perempuannya rusak.
Apa akibatnya ada feminisme?
Dengan dalil perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki laki maka feminisme mengusung kemandirian perempuan. Perempuan tidak boleh dijajah oleh laki-laki karna tidak punya uang maka perempuan harus bekerja. Akibatnya, waktu lebih banyak di tempat kerja dibanding di rumah. Maka tidak heran jika angka perceraian meningkat, jumlah anak yang lebih kenal pengasuh dibanding ibunya semakin banyak, jumlah tempat penitipan anak meningkat dan masih banyak lagi. Akhirnya, anak kehilangan figur ibunya, lebih banyak mengenal pengasuhnya, tidak mendapatkan sosok orangtua yang lengkap, anak sering mendengar pertengkaran,
mungkin ini yang banyak ditemui di kota kota besar.
Lalu bagaimana islam memandang feminisme? Apakah islam membeda bedakan laki dan perempuan?
Tidak ada gerakan penyetaraan hak dalam islam. Dalam islam, laki laki dan perempuan tidaklah sama. Tapi bukan berarti menjadikan itu tidak setara atau tidak adil. Derajat keduanya tetaplah sama yang membedakan hanyalah ketakwaannya sebagaimana firman Allah,
Artinya : “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al Hujurat : 13)
Dalam ayat lain juga menegaskan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan amalan orang beriman baik itu laki laki maupun perempuan.
Artinya: Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.” (QS. Ali Imran: 195)
Maka islam tidak memiliki pandangan yang sejalan dengan konsep feminisme. Islam menyatakan kesamaan hak antara laki laki dan perempuan. Jika mereka melakukan perbuatan yang baik maka sama sama mendapatkan pahala, begitu sebaliknya jika melakukan perbuatan haram maka mendapatkan dosa, keduanya pun sama sama memiliki kewajiban beribadah yang sama. Jadi, yang ada dalam islam adalah, laki laki dan perempuan bersama-sama, bekerja sama menuju jalan ato tujuan yang mereka kehendaki karna pada dasarnya kedua makhluk ini memiliki kekurangan sehingga satu kekurangan ditutupi oleh kelebihan yang lain. Maka Allah itu memang Maha Adil menciptakan segala sesuatunya.
Sekian. Semoga Bermanfaat.
Wallahu a’lam bishawab
dikutip dari berbagai sumber
bacaan lanjut : Perempuan dan Feminisme dalam Perspektif Islam oleh Zulfahani Hasyim