Selasa, 18 Februari 2014

Promosiin kusnadi

Posted by Unknown | 09.15 Categories:
memang ga pernah ragu sii sama kemampuan satu teman ini.. Good job bro d(^_^)b

Senin, 17 Februari 2014

Memaknai Pertemuan dan Perpisahan

Posted by Unknown | 02.17 Categories:


Pertemuan dan perpisahan, 
dua kata yang saling berhubungan 
suka atau tidak suka
siap atau tidak siap
kita pasti akan dihadapkan pada kedua kondisi ini
pada pertemuan, kita harus siap menerima orang-orang baru masuk dalam kehidupan kita
saat perpisahan, teriring doa... 
"Ya Allah, jagalah mereka dan ridhoilah langkah mereka
ampuni segala kekhilafan yang selama ini terjadi"

Kawan, inilah kisah kita
maaf atas segala kekhilafan yang terjadi dan simpanlah semua memori yang manis
kawan, bumi Allah sangatlah luas
tapi semoga itu tidak menyulitkan kita untuk saling merangkai alunan cerita persahabatan 



Minggu, 16 Februari 2014

Sempurnanya diri ini ketika ada disana

Posted by Unknown | 07.16 Categories:
Tuhan.. Rasanya belum lengkap hidup ini
Rasanya belum sempurna iman ini ketika diri tidak mampu melakukannya
Rasanya aku akan menjadi makhluk-Mu yang 'kurang beruntung' jika aku tidak sanggup untuk menghadap-Mu di tempat itu
Tempat impian setiap makhluk beriman
Tempat dimana hati merasa tentram
Tempat dimana kedamaian akan didapatkan diantara riuhnya suara
Tempat dimana semua kaum berkumpul menjadi satu
Tempat yang tidak pernah sekalipun terlihat sepi selama fajar datang hingga kembali datang

Kami memang tidak akan saling kenal
tapi yang kami tau, aku adalah saudaranya, dan saya adalah saudaranya
Perasaan kami akan sama
Sama-sama lega, terharu, senang, bersyukur
Mungkin tidak akan ada kata yang cukup untuk diungkapkan
Bahkan ayat-Mu yang kami lantunkan pun rasanya belum cukup membalas nikmat yang sudah kami dapatkan

Di tempat itu akan ada satu arahan untuk sujud ketika waktu kami menghadap Engkau telah sampai
Kami akan bersama-sama menurunkan tingginya arogansi sehingga setara dengan kerendahan hidup
Pada saat itulah, kami akan merasakan menghinakan diri ini sekaligus pada saat itulah kami akan berada pada posisi yang tertinggi di hadapan-Mu

Di tempat itu pula, kami akan bersama-sama menengadahkan tangan agar mendapatkan ampunan dari Engkau terhadap lumuran dosa diri ini
Untuk bersama-sama menangisi diri, keluarga dan bangsa atas apa nikmat dan cobaan yang Engkau berikan

Tuhan, aku ingin kesana, sangat ingin
aku ingin menghadapkan diri ini ke tempat dimana aku selama ini menghadap ketika panggilan itu datang
saat itu aku hanya bisa menghadapkan diriku ke arah yang sama
tapi aku ingin berhadapan langsung dengan tempat dimana selama ini menjadi pusat kami untuk memanjatkan untuk mengiba kepada Engkau

aku ingin berkumpul bersama mereka yang sama-sama Engkau undang untuk sampai kesana
aku ingin berkumpul dan tunduk pada-Mu bersama dengan mereka
aku ingin merasakan bagaimana ketika semua orang adalah sama

Tuhan, izinkan hamba sampai menginjakkan kaki kesana
Izinkan kepala ini bersujud dihadapan Engkau dari sudut manapun tetapi tetap pada satu arahan
Izinkan tangan ini untuk memanjatkan doa disana
Izinkan diri ini sampai kesana sebelum Engkau mengambil roh hamba untuk dipisahkan dengan raganya
Izinkan diri ini menggandeng pahlawan hidupku, untuk ada disana mengagungkan kalimat-Mu
Izinkan aku Yang Maha Kuasa
Izinkan aku karna aku yakin Engkau Maha Mendengar dan Engkau akan memelukku disana :)


Rabu, 05 Februari 2014

Alam tak Pernah Menuntut

Posted by Unknown | 08.03 Categories:



Jikalau ada sesuatu yang bisa aku ungkapkan sebagai sebuah benda, orang atau apapun itu
yang paling ramah dan baik pada manusia
maka aku akan menunjuk pada Alam
Alam memberikanku dan kita semua kekuatan hidup
Alam memberikan apa yang kita inginkan agar dapat melanjutkan hidup kita dan keturunan kita
Alam mengandung segala yang bisa kita keruk
Yang bisa kita ambil darinya 
Tanpa harus mengembalikannya, sedikitpun
Alam memberikan seluruh upayanya agar dapat diambil oleh manusia
Ketika manusia berhasil merusak setiap aliran airnya, alam pun masih bersedia untuk "memulihkan" dirinya tanpa harus ada campur tangan dari manusia
Ketika kita mengambil apa yang ditumbuhkan alam, alam mampu menumbuhkannya kembali
Ketika kita mengeruk perut bumi hingga habis pun, alam masih menyediakannya di tempat lain. 
Alam bisa melakukan itu
Alam bersedia untuk menyediakan apapun yang diperlukan oleh manusia dan memperbaiki dirinya saat manusia meninggalkan dirinya
Saat keadaan gersang dan alam dibasahi oleh air hujan yang menyejukkan, 
Ia pun menumbuhkan segala macam yg dapat diambil oleh manusia
Tuhan pun menjanjikan hal tersebut
tapi Tuhan tidak pernah menyuruh kita untuk meninggalkan alam.
Lihatlah yang dibuat manusia sekarang 
Dulu alam begitu ramah menyediakan mereka segala macam ikan yg hidup di aliran sungainya, 
menyediakan hewan yang hidup di dalam alam liarnya,
menyediakan tanaman yang tumbuh di tanahnya
atas dasar kepentingan manusia, semua berubah... 
Menjadi rumah, kantor, pusat hiburan
Ikan tak lagi sanggup hidup dalam habitat yg dulu ia kenal. Yang bisa ia temukan sinar matahari dan makanan didalamnya. yang bisa ia temukan kawan dan lawannya 
Hewan liar tak lagi menemukan rumahnya ketika digantikan dengan beton bertingkat
Tanaman tak lagi menemukan tempat tumbuhnya ketika ia harus dibakar dan digantikan dengan berbagai kepentingan manusia
Bekas manusia pun ditinggalkan di alam tanpa pernah tau bagaimana perihnya alam menerimanya
Apapun yang manusia anggap tidak berguna baginya, manusia berpikir alam akan menerima. 
Throw and forget it..
Ketika alam mengamuk
Menumpahkan segala hal yg pernah diberikan manusia kepadanya, dikembalikan kepada manusia
Tapi setelah alam kembali mereda
Kembali ramah pada manusia, tapi sebaliknya 
Sikap manusia yang tak berubah... 





Minggu, 15 Desember 2013

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata kincir angin? Negara Belanda? Percayalah, alat ini kini ada di Indonesia, tepatnya di pantai Pandansimo, Desa Poncosari, Bantul, Yogyakarta.


Wilayah pantai selatan Yogyakarta merupakan pantai yang memiliki intensitas sinar matahari yang cukup serta kecepatan angin yang cukup kuat. Kondisi demikian sangat berpotensi sekali untuk dikembangkan energi baru yang memanfaatkan tenaga surya dan angin menjadi energi baru yang dikenal dengan energi hybrid. Pemerintah Bantul bekerjasama dengan Kementrian Riset dan Teknologi,  Kementrian Kelautan dan Perikanan, E-wind Energy, LAPAN, dan UGM membangun pilot project energi hybrid di pantai Pandansimo, desa Poncosari, Bantul. Dalam kunjungannya (Minggu, 11 Desember 2011), mahasiswa/i TL UII yang disambut oleh Bapak Kris diajak berkeliling di area pemanfaatan yang  dibangun di lahan seluas 17 ha ini, terdiri dari 37 buah kincir angin dengan rincian 28 unit untuk menghasilkan listrik sebesar 1 kW, 6 unit untuk menghasilkan 2,5 kW, 2 unit untuk menghasilkan 10 kW, dan 1 unit untuk menghasilkan 50 kW. Sedangkan untuk pemanfaatan sel surya digunakan panel surya dan mampu menghasilkan aliran listrik 17,5 kWP (1 keping panel menghasilkan 100 watt). Hasil output energi ini dimanfaatkan untuk melayani beberapa sistem seperti penerangan jalan, pompa untuk menaikkan air tanah, listrik untuk pembuatan es balok, serta untuk pengairan sawah. 

Awalnya daerah ini merupakan lahan berpasing yang gersang sehingga pemerintah setempat melakukan penghijauan dengan penanaman tumbuhan akasia. Kemudian adanya pilot project ini semakin mengembangkan wilayah ini dengan meningkatnya pariwisata yang berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat setempat dari usaha warung makan dan sejenisnya, meningkatnya hasil pertanian lahan pasir, serta terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar seperti untuk tenaga teknis alat.

Sistem kerja peralatan ini antara lain, angin yang bertiup akan menggerakkan kincir angin dan sinar matahari yang diterima oleh panel akan menyimpan energi di dalam dinamo yang selanjutnya akan membawa aliran listrik ke dalam aki dengan kapasitas 12 volt. Sebelum listrik dimanfaatkan, energi yang tersimpan di aki berupa arus DC ini akan distabilkan atau diubah ke arus AC dengan inverter kapasitas 15.000 watt yang selanjutnya akan dimanfaatkan sebagaimana yang disebutkan di atas.

kincir Angin di Bantul


Sebagai contoh, listrik yang dihasilkan akan menggerakkan pompa yang digunakan untuk mengangkat air tanah yang selanjutnya akan dibawa ke dalam sumur yang dikenal dengan sumur enteng. Di dalam sumur ini terdapat tiga pipa yang masing-masing membawa air ke tempat berbeda seperti ke dalam kolam ikan air tawar dan ke pertanian di sebelah timur lahan pemanfaatan energi. Hal yang unik di dalam kolam ini adalah dikembangkannya sistem akuaponik yaitu paduan antara aquakultur dan hidroponik. Kolam ini mirip dengan pertanian tumpang sari namun media tumbuh tanaman menggunakan batu kerikil, bukan tanah. Prinsipnya sistem ini adalah resirkulasi air dari ikan ke tanaman dan sebaliknya, dari tanaman ke ikan. Sistem ini merupakan salah satu cara untuk budidaya ikan dan bertani pada wilayah yang memiliki lahan sempit. Di dalam kolam dikembangkan ikan nila sedangkan di sisi-sisi kolam ditanam dengan tanaman seperti kangkung, cabai, tomat, dan terong. Inilah yang merupakan proyek pengembangan kolam ikan air tawar dari Kementrian Perikanan dan Kelautan. Kegiatan pembangunan dari energi hybrid ini akan terus dikembangkan dan direncanakan hingga melayani rumah penduduk untuk mengganti aliran listrik dari PLN atau menjangkau wilayah yang belum dialiri listrik.

Ruang Aki untuk Konversi Energi

Pada dasarnya untuk teknologi ini dapat diterapkan asalkan intensitas matahari dan kecepatan angin yang bertiup mencukupi. Sayangnya untuk membangun instalasinya memerlukan biaya yang
cukup besar namun dalam operasional akan lebih hemat daripada menggunakan PLN. Menurut Bapak Kris sendiri, pemerintah Indonesia telah berencana untuk mengembangkan energi hybrid ini di Indonesia terutama Indonesia bagian timur mengingat potensi angin dan sinar matahari sangat mencukupi di wilayah tersebut seperti di NTT dan NTB, tuturnya. 

Sabtu, 16 November 2013

Note for Myself

Posted by Unknown | 19.22 Categories:
Banyak hal dalam hidup yang menjadi impian diri
Bermimpi sebanyak-banyaknya namun berusaha sedikit-dikitnya
Di dalam usaha ada tersimpan doa yang selalu dipanjatkan 
Dengan harapan, Dia Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat mengabulkan setiap untaian doa yang terucapkan 
Ketika suatu doa jauh dari harapan yang ada
Ketika suatu doa tidak kunjung terkabulkan 
Ketika kita merasa Dia tidak mau mendengar
Ada rasa kecewa mendalam dalam hati 
Mengapa harus begini dan mengapa harus saya?
Kemudian suatu kejadian menyentakkan saya pada suatu kejadian yang membuat saya merasa begitu kejamnya pada Tuhan
melupakan peran Dia pada setiap urat nadi kehidupan 
Memang setiap saat saya berdoa untuk hal-hal besar terutama untuk masa depan 
Tapi saya lupa bahwa saya senantiasa memanjatkan doa untuk hal-hal kecil 
Yang ternyata Dia mengabulkan dan saya lupa bersyukur atas hal itu 
Semoga keluarga sehat
Semoga keluarga selamat di perjalanan
Semoga diperjalanan semuanya tidak ada apa-apa 
Semoga perjalanan keluarga baik yang di laut maupun di udara teduh dan menenangkan 
Semoga pengobatan mereka berjalan lancar
Semoga acaranya berjalan lancar
Semoga besok masih bisa merasakan kenikmatan ini
dan semoga semoga lainnya 
haaaaahhh... saya lupa bersyukur atas hal-hal ini 
mensyukuri apa yang diterima hari ini dan kemarin
meskipun itu belum sampai pada doa yang saya panjatkan 
Hari itu pasti akan berganti 
Tapi jawaban doa kita belum pasti kapan dikabulkan
Karna Tuhan punya cara sendiri untuk mengabulkannya. 
Segala puji bagi-Mu, Tuhan seru sekalian alam

just note for myself



Sabtu, 21 September 2013

PDAM Bandarmasih : Banyu kada bewayahan

Posted by Unknown | 08.21 Categories:


Bagian ini tentang sistem pengolahan air minum di PDAM Bandarmasih Banjarmasin. Kebetulan kemarin tahun 2011 saya sempat mendapat kesempatan untuk magang disana. ceritanya sih sudah pernah dibagi di sini. Ringkasnya akan saya bagi yaaa...


PDAM Bandarmasih merupakan PDAM pertama yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapasitas pengolahan awalnya hanya 35 lt/detik dan kini berkembang hingga 546 lt/detik. PDAM yang menurut data BPPSPAM 2009 termasuk salah satu PDAM yang masuk dalam kategori sehat ini pada dasarnya terbagi menjadi dua sistem pengolahan (water treatment plant) yaitu IPA 1 A Yani dan IPA 2 Pramuka. Kedua sistem pengolahan ini menggunakan cara yang konvensional dan tetap terjamin kualitasnya. IPA 1 A Yani melayani wilayah Banjarmasin Barat sedangkan IPA 2 Pramuka melayani wilayah Banjarmasin Utara, Tengah, Timur dan Selatan. Kapasitas pengolahan IPA 1 ialah 546 lt/detik sedangkan kapasitas pengolahan IPA 2 Pramuka sebesar 1.025 lt/detik.



sumber : http://hasanzainuddin.wordpress.com

PDAM Bandarmasih menggantungkan kelangsungan pengolahan dari air sungai sebagai air baku terutama IPA 1 A Yani yang memanfaatkan air dari sungai Bilu. Musim kemarau panjang merupakan ancaman besar bagi sistem pengolahan di IPA 1 A Yani. Lokasi sungai Bilu yang merupakan cabang dari sungai Martapura ini sewaktu-waktu akan meningkat kadar garamnya (>250 mg/l) jika terjadi musim kemarau berkepanjangan sebab air laut akan masuk (intrusi) ke sungai Martapura dan akhirnya masuk ke sungai Bilu. 

Umumnya air baku terus dipantau kualitas fisiknya setiap 2 jam sekali serta setiap bulannya air akan diuji kandungan kimia dan bakteri baik dari unit pengolahan dan di pelanggan yang dipilih pada beberapa titik pelayanan.
Banjarmasin merupakan kota yang sistem perekonomiannya maju. Kemajuan ini menjadi peluang tersendiri bagi PDAM untuk mengembangkan jaringannya. Maka dengan visi utama “Menjadikan PDAM Bandarmasih menjadi Perusahaan Air Minum yang Mandiri, Profesional dan Terbaik dalam Pelayanan”, PDAM ini mampu membuktikan diri dengan berhasilnya meraih ISO 9001 versi 2000 dari TUV NORD sebagai PDAM yang berhasil menerapkan sistem manajemen mutu yang memenuhi persyaratan internasional pada tahun 2009 dalam rangka memenuhi kepuasan pelanggan. Selain itu pada tahun 2004 dan 2006 berhasil pula meraih penghargaan “Piala Pelayanan Prima” dari presiden RI. Dengan demikian slogan PDAM : banyu kada bewayahan (air tidak ada batas waktu) menjadi pondasi bukti keloyalan PDAM untuk tetap melayani pelanggan dengan layanan terbaiknya seperti adanya pelayanan untuk pemasangan sambungan 1 hari (one day service) bagi pelanggan baru, layanan gangguan distribusi selama 24 jam selama 7 hari serta adanya drinking fountain yang boleh dikonsumsi oleh siapa saja. Untuk mencapai titik yang demikian tentu tidak lepas dari tangan-tangan profesional yang terus menjaga kualitas air serta kepuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan PDAM.
             
PROSES PENGOLAHAN DI IPA 1 A. YANI
Intake yang berada di sungai Bilu akan dibawa melalui pipa dengan diameter 600 mm ke bak pengumpul. Jarak antara intake dan sungai Bilu sekitar 6 km. Dari bak pengumpul ini air akan mengalir ke bak koagulator dengan cara terjunan dan dicampurkan dengan koagulan yang berupa PAC yang dialirkan melalui pipa. Setelah itu air akan masuk ke dalam sistem pulsator. Inlet dari sistem pulsator inilah yang disebut dengan bak pengaduk lambat sebab di tempat inilah diharapkan flok-flok telah terbentuk. Hal yang menarik dari sistem pulsator adalah adanya sistem selimut lumpur yang berfungsi untuk menyaring flok-flok yang telah terbentuk agar tidak ikut ke sistem pengolahan selanjutnya. Dengan demikian, air bersih akan lolos dari selimut lumpur tersebut. Jika kondisi lumpur telah pekat maka otomatis lumpur akan dibawa ke bak pengumpul lumpur yang berada di dekat bak pulsator.



Sistem di pulsator mengandalkan tekanan udara dari pompa blower yang ada di dalamnya. Dengan adanya vacuum chamber maka air akan naik dan memenuhi ruang pulsator. Di dalam pulsator terdapat stealing plate yang berfungsi sebagai penenang air sehingga terjadi kondisi diam di pulsator. Untuk memaksimalkan hal tersebut maka digunakan tube settler sehingga diharapkan flok-flok yang terbentuk sudah maksimal, mengendap di dasar bak, dan air bersih akan masuk ke pengolahan selanjutnya yaitu filtrasi.
tube Settler
Pulsator


IPA 1 A Yani memiliki 7 unit filtrasi yang masih dapat beroperasi dengan baik. Ketujuh unit ini menggunakan media pasir silika dan di bagian bawah media terdapat nozzle sebagai penyangganya. Setiap unit filtrasi masing-masing terhubung ke satu unit bak siphon sebelum air masuk ke reservoar. Pembersihan filtrasi dilakukan secara manual dan semi otomatis. Secara manual, dinding-dinding filtrasi akan dibersihkan setiap pagi oleh petugas agar tidak ada lumpur yang menempel di filtrasi yang dapat menyebabkan gangguan dalam proses produksi. 
salah satu unit filtrasi


Dari bak siphon ini akan terhubung dengan saluran menuju ke storage well baru kemudian masuk ke reservoar dan dipompakan ke pelanggan. Pada storage well inilah air akan diberikan desinfektan berupa gas klor. Sisa klor di pelanggan diharapkan memiliki kadar > 0,8 mg/liter. Oleh sebab itu pemantauan berkala selalu dilakukan dengan cara pengambilan sampel di beberapa titik wilayah pelayanan agar kualitas air tetap terjaga hingga ke pelanggan paling jauh sekalipun.



  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube